Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

Bakhtiar's Site

Jangan Membunuh sesuatu kecuali waktu
Jangan Mengambil sesuatu kecuali gambar
Jangan Meninggalkan sesuatu kecuai jejak

UIAA
"AKU DATANG - ENTAH DIMANA
 AKU INI - ENTAH SIAPA
 AKU PERGI - ENTAH KEMANA
 AKU AKAN MATI - ENTAH KAPAN
 AKU HERAN BAHWA AKU GEMBIRA"
(Dari : Martinus : Tokoh Abad Pertengahan)

PANTANG PEUDEUNG MEUBALEK SAROENG
 PANTANG RICONG MEUBALEK MATA
 PANTANG UREUNG DI TEU'OH KAWOM
 PANTANG HUKOM PEUJEUT PEUKARA


PALEEH INEONG DI TEUMANYEONG OEH DI WOE LAKOE
PALEEH RAJA DEUNGOE HABA BARANG GASOE
PALEEH RAKYAT DI MEU UPAT RATA SAGOE
PALEEH BLANG CEOT TENGOH DI BOEH ASOE


TAK PERLU KITA MENDAPATKAN APA YANG SELALU KITA SUKAI
TAPI YANG PENTING ADALAH KITA SELALU MENYUKAI APA YANG KITA DAPATKAN

Blog EntryJul 21, '08 2:17 AM
for everyone
:: BANGKIT ::

Bangkit itu susah...
susah melihat orang lain susah
senang melihat orang lain senang.

Bangkit itu "takut"...
takut korupsi
takut makan yang bukan haknya.

Bangkit itu "mencuri"...
mencuri perhatian dunia dengan prestasi.

Bangkit itu "marah"...
marah bila martabat bangsa dilecehkan.

Bangkit itu "malu"...
malu menjadi benalu
malu karena minta melulu.

Bangkit itu "tidak ada"...
tidak ada kata menyerah
tidak ada kata putus asa.

Bangkit itu "aku"...
untuk negeriku.

~ Deddy "Nagabonar" Mizwar ~





Blog EntryMar 1, '08 10:00 PM
for everyone

Sahabat,....

Belum Lagi sebulan film Ayat-Ayat Cinta beredar di masyarakat, namun beragam tanggapan telah di berikan. mungkin sahabat juga bisa memberikan tanggapannya, biar tambah warna. dari yang aq tahu, banyak yang beranggapan kalo film tersebut tidak sesuai seperti bukunya Ayat-Ayat Cinta yang sangat fenomenal itu. Kalo menurut aq, walaupun film tersebut jauh seperti cerita Novelnya, tetap harus kita hargai karya itu merupakan karya anak bangsa, krevitas yang tidak ternilai harganya.

Di bawah ini aq ikut sertakan tulisan tanya jawab tentang film Ayat-Ayat Cinta, mungkin ini bisa menjadi bermafaat buat kita semua.

Film Ayat-Ayat Cinta Lebih Berbahaya dari Film Maksiat?

Minggu, 2 Mar 08 06:45 WIB

Assalamualaikum wr.wb

Yang saya hormati bpk ust. H. ahmad sarwat, Lc yang semoga dimulyakan allah...

Menyikapi masalh film ayat-ayat cinta yang sekarang sedang booming yang diangkat dari novel ayat-ayat cinta pada awalnya saya tidak punya penilaian apa-apa tentang film tersebut tapi setelah saya buka wordpess

Http://tanfidz.wordpress.com/2008/02/23/film-ayat-ayat-cinta-lebih-berbahaya-dari film-maksiat-sebuah-analisa-dari-ustad-lukaman

Sungguh membuat saya heran dengan kapasitas pengetahuan saya yang kurang tentang film tersebut

Tolong kepada bapak ustad memberikan saran atau pendapat tentang masalah ini karena kalu memang benar saya berencana menjadikan topik tersebut dibahas dalam forum pemuda-pemudi Islam...diwilayah saya...sebelumnya terimaksih saya mohon jawaban secepatnya dari bapak ustad agar masalah ini dapat diselesaikan dengan cepat pula...

Wassalamualaikum wr. wb

Asep Buqhari Al-fahrizy

Jawaban

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Setiap kali ada film yang mengangkat tema Islam atau dakwah, biasanya memang selalu diiringi dengan kontroversi di kalangan umat Islam sendiri.

Kontroversi itu bisa dilatar-belakangi karena cara pandang umat Islam memang berbeda-beda tentang hukum dan manfaat film untuk dakwah, namun terkadang 'kesalahan' memang terletak dari si pembuat film.

Untuk kasus kontroversi hukum film dalam pandangan agama ISlam, contoh kasusnya adalah film The Message karya Mustafa Aqqad. Perdebatan terjadi antara kalangan sufi dan bukan sufi. Kalangan 'sufi' (suka film) dari umat Islam memandang film ini bagus dan fenomenal dan layak dijadikan film dakwah yang ideal.

Sebaliknya, kalangan bukan 'sufi' yaitu kalangan 'tifi' alias anti film, karena sejak awal memang tidak suka film, tetap saja mereka tidak suka. Meski sudah sangat menggambarkan bagaimana hebatnya perjuangan umat Islam. Dan mereka tidak pernah kehabisan akal untuk mencacat sebuah film yang digelari film dakwah.

Dan itulah yang menyebabkan film The Message gagal shuting di Maroko lalu pindah ke Libya. Konon para ulama di negeri Maroko berdemo dan berfatwa bahwa haram hukumnya memfilmkan nabi Muhammad SAW dan para shahabatnya. Fatwa itu konon menyebar di dunia Islam, sehingga menurut cerita dari para pengamat film, penjualan film itu di Timur Tengah malah anjlok alias rugi.

Sebaliknya, di Barat tempat film itu diproduksi, konon cukup fenomenal baik dari segi penjualan dan juga penyebaran dakwah. Sosok Muhammad SAW yang selama ini dilecehkan, perlahan-lahan dapat dikembalikan dan ditempatkan sesuai posisinya.

Kesimpulan sederhananya, orang Arab (Timur Tengah) adalah anti film, jadi percuma berdakwah kepada mereka dengan menggunakan film. Belum apa-apa mereka sudah bikin fatwa sesat dan haram, tanpa pernah melihat filmnya. Pokoknya masuk bioskop saja sudah haram, biarpun filmnya dari awal hingga akhir isinya hanya kumpulan rekaman ceramah.

Mulai dari antri tiket, sampai urusan campur baur laki-laki dan perempuan di dalam ruang theater, sampai pemain filmnya ada yang perempuan dan seterusnya, semua akan dijadikan dasar keharaman sebuah film dan bioskop. Dan itu buat mereka adalah harga mati.

Kalangan Suka Film

Sebaliknya, buat umat Islam yang pada dasarnya sudah suka film, kecenderungan mereka selalu memandang positif bila ada film yang sedikit saja agak tidak terlalu hedonis. Bahkan meski sama sekali bukan film dakwah atau agama.

Film-film yang bersifat humanis, penegakan keadilan, atau yang berlatar belakang sejarah, cinta yang murni dan sejenisnya, mereka masukkan ke dalam daftar film layak tonton. Apalagi bila film itusudah bicara tentang agama Islam, atau pelajar Indonesia yang kuliah di Cairo, tentu buat mereka sudah lebih dari cukup layak untuk ditonton.

Dan hujjah mereka pun sudah sering kita dengar. Misalnya, mereka mengatakan bahwa yang perlu mendapat siraman dakwah itu bukan hanya jamaah masjid saja, tapi mereka yang tiap hari kerjanya nonton film, kalau dibuatkan film yang lain dari biasanya, akan tetap bermanfaat bagi mereka.

Setidaknya film yang agak kental mengangkat masalah agama seperti itu, untuk kapasitas dunia film yang selama ini melulu hedonis dan materialis, bahkan cenderung pornografis, makaharus ditanggapi positif, bukan malah dicela atau dimaki. Juga jangan dibilang lebih berbahaya dari film porno.

Buat mereka, cara pandang seperti ini adalah cara pandang pesimistis, bahkan cenderung nihilis. Tidak berpihak kepada realita bahwa sebagian besar masyarakat itu sufi, alias suka (nonton) film.

Mengharamkan film sama saja mengharamkan televisi. Tapi mereka yang mengharamkan televisi tetap saja tidak mendirikan sendiri sebuah stasiun televisi tandingan yang ideal sesuai dengan selera mereka. Jadi masih terbatas baru bisa mengharamkan, tanpa bisa memberikan solusi.

Kekurangan Pembuat Film

Pembuatan film bertema dakwah memang agak unik dan bikin pusing, apalagi kalau film itu dikerjakan oleh mereka yang kurang banyak berkecimpung di dunia dakwah.

Boleh jadi dakwahnya malah menjadi sekedar pemanis, atau orang bilang 'manis-manis jambu'. Atau yang paling apes, dakwahnya malah kalah dengan masalah lainnya, seperti masalah cinta dan seterusnya. Film-film Rhoma Irama misalnya, seringkali terkotori dengan tema cinta agak vulgar, meski kemudian agak lebih dikoreksi.

Tapi di awal-awal produksinya, film-film itu malah menggambarkan pacaran, berduaan, berpelukan lain jenis yang bukan mahram, walau pun bintangnya fasih mengutip ayat-ayat Quran. Ini kan malah jadi kontradiksi dan sangat mengganggu, setidaknya buat mereka yang sudah punya wawasan agama lebih dalam.

Mungkin akan lain ceritanya kalau film itu digarap oleh tokoh sekelas Deddy Mizwar yang memang konsern terhadap dunia dakwah. Meski tidak sepi dari kritik, namun beberapa film besutan pak haji ini banyak yang memujinya.

Ayat ayat Cinta Tidak Islami?

Orang yang pernah baca novel karya Habiburrahman ini, lalu nonton filmnya, akan berkomentar bahwa film itu tidak Islami. Lho kok tidak Islami?

Wah, jangan tanya saya, tapi tanya saja kepada yang bilang ungkapan itu. Dan yang bilang begitu bukan siapa-siapa, tapi sutradaranya sendiri, si Hanung. Jadi sejak awal si sutradara sudah mengaku bahwa filmnya ini tidak Islami.

Jadi itu saja sudah cukup untuk dijadikan sebuah penilaian, tanpa harus diskusi panjang-panjang. Lha wong yang bikin film itu saja sudah bilang bahwa filmnya tidak Islami. Masak kita mau paksa bilang bahwa itu adalah film Islami?

Begitu banyak memang reduksi dari novel yang sarat isitlah syariah, ketika jadi film malah hilang begitu saja, dibuang oleh pembuat film. Sehingga begitu banyak pesan agama malah raib, berganti dengan adegan konyol, aneh dan memang tidak Islami. Dan itu sejak awal sudah diakui oleh si pembuat film.

Kami tidak tahu apa reaksi akhinal fadhil Habiburrahman tentang film ini. Silahkan tanya beliau.Tapi memang sangat beda antara apa yang ditulis oleh seorang lulusan Al-Azhar dalam novelnya dengan hasil besutan orang film yang bukan lulusan fakultas syariah. Nuansa dan touch-nya beda banget.

Terlambat Tayang Karena Dianggap Mempengaruhi Keimanan Agama Lain

Yang menarik dari berita tentang kenapa film ini terlambat ditayangkan, konon ada ganjalan di LSF. Lembaga ini mengatakan bahwa film ini dikhawatirkan akan mempengaruhi keyakinan agama lain, karena ada tokohnya yang beragama kristen tapi suka dengan Al-Quran.

Aneh juga memang, biasanya LFS meloloskan semua materi film yang melecehkan agama, seperti pornografi, pelecehan seksual, kekerasan sampai lesibianisme dan homoseksual. Tapi giliran ada film yang mengangkat masalah agama Islam, tiba-tiba bisa gagah untuk menghalangi.

Kira-kira ada apa ya dengan lembaga yang satu ini, sehingga bisa kayak Amerika yang punya standar ganda?

Lokasi Mesir

Lepas dari kontroversi apakah film ini Islami atau tidak Islami, tapi sebagai orang yang pernah ke Mesir dan bahkan lahir di Mesir, film ini menurut hemat kami kurang bisa menampilkan setting kejadian yang sebagian besar di Mesir.

Ketika baca novelnya, suasana Mesir dan orang-rang serta kebudayaan dan kebiasaan mereak sangat kental. Wajar, karena Habiburrahman kuliah di sana beberapa tahun.

Tapi ketika divisualisasikan, mulai dari yang bikin film, yang main, bahkan para team kreatifnya, mungkin malah belum pernah tinggal di Mesir. Jadi kalau kesan 'bukan Mesir' nya terlalu menonjol, sejak awal memang sudah bisa ditebak. India dan Mesir kan tetap berbeda, biar bagaimana pun juga.

Ketika dahulu produksi film itu belum masih belum memutuskan siapa yang jadi sutradara, mas Chaerul Umam pernah bilang bahwa beliau sempat ditawarkan. Kami katakan kepada beliau, "Mas, kalau memang jadi membuat film itu, mbok sampeyan nyantri dulu di Mesir barang tiga bulan, biar bisa tahu persis bagaimana khas kehidupan di sana."

Dan permintaan itu sudah dijadikan syarat oleh penulis novelnya, agar lokasi syuting harus di Mesir betulan.Namun sayangnya, sutradara film itu, Hanung, katanya'diperas' oleh PH di Mesir, sehingga cita-cita mengangkat suasana kota Cairo dalam film ini jadi gatot alias gagal total.

Walhasil, dari sudut pandang ini, film itu kurang mengangkat ke-Mesiran-nya, Tapi apa itu penting buat penonton di negeri ini?

Wallahu a'lam bishsawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

 


http://www.eramuslim.com/fckfiles/Image/aa.jpgSabtu, 1 Mar 08 15:48 WIB

Tembakan-tembakan roket pejuang Palestina sebagai balasan agresi militer Israel ke Jalur Ghaza, membuat rejim Zionis makin kewalahan dan berang. Tak tanggung-tanggung, rejim Zionis menyatakan akan menjadikan Jalur Ghaza sebagai ladang "holocaust yang lebih besar."

Pernyataan itu dilontarkan Deputi Menteri Pertahanan Israel. Matan Vilnai seperti disiarkan Radio Militer Israel, Jumat (29/2). "Makin banyak roket Qassam yang ditembakkan dan roket-roket itu mampu mencapai jarak yang makin panjang. Rakyat Palestina telah membawa diri mereka sendiri ke dalam holocaust yang lebih besar, karena kami akan menggunakan semua kemampuan kami untuk mempertahankan diri, " kata Vilnai.

Rejim Israel hari Jumat kemarin masih terus melakukan pembantaian terhadap warga Jalur Ghaza dengan melakukan empat kali serangan udara. Serangan Zionis ke kota Jabaliya, melukai empat orang termasuk dua anak-anak berusia lima dan enam tahun. Dengan demikian, selama dua hari serangan berturut-turut, pesawat-pesawat pembunuh Israel jenis F-16 dan helikopter jenis Apache buatan AS, telah menewaskan 32 warga Ghaza, di antarannya lima anak-anak dan seorang bayi.

Sejumlah komentator mengomentari ancaman yang dilontarkan deputi menteri pertahanan Israel. Mereka menyatakan, baru kali ini seorang pejabat Israel menggunakan kata "shoah", bahasa Ibrani untuk kata Holocaust, mengingat kata ini merupakan kata yang sensitif bagi Israel karena mengingatkan mereka pada peristiwa pembunuhan dan eksekusi orang-orang Yahudi oleh pasukan Nazi Jerman.

Lebih lanjut Vilnai mengatakan bahwa Israel sudah mulai kehabisan kesabaran untuk tidak melancarkan operasi darat besar-besaran ke Jalur Ghaza, sesulit apapun dan meski akan menghabiskan biaya yang besar.

"Kami tidak punya pilihan. Kami tak akan malu untuk melakukan tindakan apapun untuk memaksa para pejuang Palestina menghentikan tembakan roketnya, " tukasnya.

Surat kabar Yedioth Ahronoth melaporkan, untuk mendapatkan dukungan atas rencananya menggelar agresi besar-besaran ke Jalur Ghaza, hari Jumat kemarin, Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak sudah mengirimkan surat rahasia pada sejumlah pemimpin dunia, termasuk Menlu AS Condoleezza Rice.

Masih menurut Yedioth Ahronoth, Israel juga sudah melakukan persiapan perang di wilayah utara Ghaza dengan mengerahkan tank-tanknya, persenjataan artileri, pasukan infanteri dan korps teknisinya.

Di sisi lain, ketua Partai Meretz-partai sayap kiri di Israel- Yossi Beilin menyatakan menentang rencana serangan massif Israel ke Jalur Ghaza. Ia menyarankan agar Israel melakukan gencatan senjata dengan Hamas. "Setidaknya, dalam dua kesempatan, Hamas pernah menawarkan gencatan senjata dengan Israel melalui pihak ketiga, " kata Beilin.

Saran Beilin sejalan dengan hasil survei yang dilakukan harian Haaretz dan dirilis Rabu kemarin. Hasil survei menunjukkan bahwa mayoritas warga Israel berharap agar pemerintah mereka melakukan pembicaraan langsung dengan Hamas untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata di Jalur Ghaza, dan untuk membebaskan prajurit Israel Gilad Shalit yang hingga kini masih ditawan pejuang Palestina. (ln/iol)

di sadur dari www.eramuslim.com


Blog EntryFeb 29, '08 9:00 PM
for everyone

Leptospirosis itu apa?

Leptospirosis adalah penyakit manusia dan hewan dari kuman dan disebabkan kuman Leptospira yang ditemukan dalam air seni dan sel-sel hewan yang terkena.

Gejalanya apa saja?

Gejala dini Leptospirosis umumnya adalah demam, sakit kepala parah, nyeri otot, merah, muntah dan mata merah. Aneka gejala ini bisa meniru gejala penyakit lain seperti selesma, jadi menyulitkan diagnosa. Malah ada penderita yang tidak mendapat semua gejala itu.

Ada penderita Leptospirosis yang lebih lanjut mendapat penyakit parah, termasuk penyakit Weil yakni kegagalan ginjal, sakit kuning (menguningnya kulit yang menandakan penyakit hati) dan perdarahan masuk ke kulit dan selaput lendir. Pembengkakan selaput otak atau Meningitis dan perdarahan di paru-paru pun dapat terjadi. Kebanyakan penderita yang sakit parah memerlukan rawat inap dan Leptospirosis yang parah malah ada kalanya merenggut nyawa.

Dampak jangka panjangnya apa?

Penyembuhan penyakit Leptospirosis ini bisa lambat. Ada yang mendapat sakit mirip kelelahan menahun selama berbulan-bulan. Ada pula yang lagi-lagi sakit kepala atau tertekan. Ada kalanya kuman ini bisa terus berada di dalam mata dan menyebabkan bengkak mata menahun.

Cara tersebarnya?

Kuman Leptospira biasanya memasuki tubuh lewat luka atau lecet kulit, dan kadang-kadang lewat selaput di dalam mulut, hidung dan mata. Berbagai jenis binatang bisa mengidap kuman Leptospira di dalam ginjalnya. Penyampaiannya bisa terjadi setelah tersentuh air kencing hewan itu atau tubuhnya. Tanah, lumpur atau air yang dicemari air kencing hewan pun dapat menjadi sumber infeksi.
Makan makanan atau minum air yang tercemar juga kadang-kadang menjadi penyebab penyampaiannya.

Binatang apa saja yang umumnya terkena?

Berbagai binatang menyusui bisa mengidap kuman Leptospira. Yang paling biasa adalah jenis tikus, anjing, binatang kandang dan asli, babi kandang maupun hutan, kuda, kucing dan domba. Binatang yang terkena mungkin sama sekali tak mendapat gejalanya atau sehat walafiat.

Siapa yang menghadapi bahaya?

Yang menghadapi bahaya adalah yang sering menyentuh binatang atau air, lumpur, tanah dan tanaman yang telah dicemari air kencing binatang. Beberapa pekerjaan memang lebih berbahaya misalnya pekerjaan petani, dokter hewan, karyawan pejagalan serta petani tebu dan pisang. Aneka kegemaran yang menyangkut sentuhan dengan air atau tanah yang tercemar pun bisa menularkan Leptospirosis misalnya berkemah, berkebun, berkelana di hutan, berakit di air berjeram dan olahraga air lainnya.

Caranya diagnosa?

Seorang dokter mungkin mencurigai Leptospirosis pada seorang yang bergejala, biasanya 1-2 minggu setelah terkena. Peneguhan penyakit ini biasanya dengan contoh darah yang akan menyatakan apakah terkena kuman ini. Untuk diagnosa
pada umumnya diperlukan 2 kali contoh darah selang 2 minggu. Ada kalanya kuman bisa dibiakkan dari darah, cairan tulang punggung ke otak dan air seni.

Pengobatannya ada?

Pada umumnya Leptospirosis diobati dengan antibiotika seperti doxycycline atau penicillin. Berhubung ujicobanya makan waktu dan penyakitnya mungkin parah, dokter mungkin mulai memberi antibiotika itu sebelum meneguhkannya dengan
ujicoba. Pengobatan dengan antibiotika dianggap paling efektif jika dimulai dini.

Cara mencegah Leptospirosis bagaimana?
Yang pekerjaannya menyangkut binatang:
• Tutupilah luka dan lecet dengan balut kedap air.
• Pakailah pakaian pelindung misalnya sarung tangan, pelindung atau perisai mata,   jubah kain dan sepatu bila menangani binatang yang mungkin terkena, terutama jika ada kemungkinan menyentuh air seninya.
• Pakailah sarung tangan jika menangani ari-ari hewan, janinnya yang mati di dalam maupun digugurkan atau dagingnya.
• Mandilah sesudah bekerja dan cucilah serta keringkan tangan sesudah menangani apa pun yang mungkin terkena.
• Jangan makan atau merokok sambil menangani binatang yang mungkin terkena. Cuci dan keringkan tangan sebelum makan atau merokok.
• Ikutilah anjuran dokter hewan kalau memberi vaksin kepada hewan.

Untuk yang lain:

• Hindarkanlah berenang di dalam air yang mungkin dicemari dengan air seni binatang.
• Tutupilah luka dan lecet dengan balut kedap air terutama sebelum bersentuhan dengan tanah, lumpur atau air yang mungkin dicemari air kencing binatang.
• Pakailah sepatu bila keluar terutama jika tanahnya basah atau berlumpur.
• Pakailah sarung tangan bila berkebun.

• Halaulah binatang pengerikit dengan cara membersihkan dan menjauhkan sampah dan makanan dari perumahan.
• Jangan memberi anjing jeroan mentah.
• Cucilah tangan dengan sabun karena kuman Leptospira cepat mati oleh sabun, pembasmi kuman dan jika tangannya kering.

Jika sampai jatuh sakit, bagaimana?

Jika jatuh sakit dalam minggu-minggu setelah mungkin terkena air seni binatang atau berada di lingkungan tercemar, laporkanlah hal itu kepada dokter.

Apa orang bisa ketularan lebih dari sekali?
Karena terdapat banyak jenis kuman Leptospira yang berlainan, mungkin saja seorang terkena jenis yang lain dan mendapat Leptospirosis lagi.

Apa pengidap Leptospirosis bisa menulari orang lain?
Leptospirosis dapat ditularkan kepada orang lain misalnya penularan lewat kelamin atau air susu ibu, meskipun jarang. Kuman Leptospira dapat ditularkan lewat air seni selama berbulan-bulan setelah terkena.

sumber: NSW Department of Health 

http://www.vet-indo.com/Kasus-Medis/Leptospirosis.html


Blog EntryFeb 29, '08 10:53 AM
for everyone

"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat : Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan kedalamnya ruh (ciptaan)-ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud" (QS. Al Hijr (15) : 28-29)

Muqadimah

Diantara sekian banyak penemuan manusia dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang sedemikian canggih, masih ada satu permasalahan yang hingga kini belum mampu dijawab dan dijabarkan oleh manusia secara eksak dan ilmiah. Masalah itu ialah masalah tentang asal usul kejadian manusia. Banyak ahli ilmu pengetahuan mendukung teori evolusi yang mengatakan bahwa makhluk hidup (manusia) berasal dari makhluk yang mempunyai bentuk maupun kemampuan yang sederhana kemudian mengalami evolusi dan kemudian menjadi manusia seperti sekarang ini. Hal ini diperkuat dengan adanya penemuan-penemuan ilmiah berupa fosil seperti jenis Pitheccanthropus dan Meghanthropus.

Di lain puhak banyak ahli agama yang menentang adanya proses evolusi manusia tersebut. Hal ini didasarkan pada berita-berita dan informasi-informasi yang terdapat pada kitab suci masing-masing agama yang mengatakan bahwa Adam adalah manusia pertama. Yang menjadi pertanyaan adalah termasuk dalam golongan manakah Adam ? Apakah golongan fosil yang ditemukan tadi atau golongan yang lain ? Lalu bagaimanakah keterkaitannya ?

Asal Usul Manusia menurut Islam

Kita sebagai umat yang mengakui dan meyakini rukun iman yang enam, maka sudah sepantasnya kita mengakui bahwa Al Qur’an adalah satu-satunya literatur yang paling benar dan bersifat global bagi ilmu pengetahuan.

"Kitab (Al Qur’an) in tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib....." (QS. Al Baqarah (2) : 2-3)

Dengan memperhatikan ayat tersebut maka kita seharusnya tidak perlu berkecil hati menghadapi orang-orang yang menyangkal kebenaran keterangan mengenai asal usul manusia. Hal ini dikarenakan mereka tidak memiliki unsur utama yang dijelaskan dalam Al Qur’an yaitu Iman kepada yang Ghaib. Ini sebenarnya tampak pula dalam pernyataan-pernyataan yang dikeluarkan oleh mereka dalam menguraikan masalah tersebut yaitu selalu diawali dengan kata kemungkinan, diperkirakan, dsb. Jadi sebenarnya para ilmuwanpun ragu-ragu dengan apa yang mereka nyatakan.

Tahapan kejadian manusia :

a) Proses Kejadian Manusia Pertama (Adam)

Di dalam Al Qur’an dijelaskan bahwa Adam diciptakan oleh Allah dari tanah yang kering kemudian dibentuk oleh Allah dengan bentuk yang sebaik-baiknya. Setelah sempurna maka oleh Allah ditiupkan ruh kepadanya maka dia menjadi hidup. Hal ini ditegaskan oleh Allah di dalam firman-Nya :

"Yang membuat sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah". (QS. As Sajdah (32) : 7)

"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk". (QS. Al Hijr (15) : 26)

Disamping itu Allah juga menjelaskan secara rinci tentang penciptaan manusia pertama itu dalah surat Al Hijr ayat 28 dan 29 . Di dalam sebuah Hadits Rasulullah saw bersabda :

"Sesunguhnya manusia itu berasal dari Adam dan Adam itu (diciptakan) dari tanah". (HR. Bukhari)

b) Proses Kejadian Manusia Kedua (Siti Hawa)

Pada dasarnya segala sesuatu yang diciptakan oleh Allah di dunia ini selalu dalam keadaan berpasang-pasangan. Demikian halnya dengan manusia, Allah berkehendak menciptakan lawanjenisnya untuk dijadikan kawan hidup (isteri). Hal ini dijelaskan oleh Allah dalam salah sati firman-Nya :

"Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui" (QS. Yaasiin (36) : 36)

Adapun proses kejadian manusia kedua ini oleh Allah dijelaskan di dalam surat An Nisaa’ ayat 1 yaitu :

"Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya, dan daripada keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang sangat banyak..." (QS. An Nisaa’ (4) : 1)

Di dalam salah satu Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dijelaskan :

"Maka sesungguhnya perempuan itu diciptakan dari tulang rusuk Adam" (HR. Bukhari-Muslim)

Apabila kita amati proses kejadian manusia kedua ini, maka secara tak langsung hubungan manusia laki-laki dan perempuan melalui perkawinan adalah usaha untuk menyatukan kembali tulang rusuk yang telah dipisahkan dari tempat semula dalam bentuk yang lain. Dengan perkawinan itu maka akan lahirlah keturunan yang akan meneruskan generasinya.

c) Proses Kejadian Manusia Ketiga (semua keturunan Adam dan Hawa)

Kejadian manusia ketiga adalah kejadian semua keturunan Adam dan Hawa kecuali Nabi Isa a.s. Dalam proses ini disamping dapat ditinjau menurut Al Qur’an dan Al Hadits dapat pula ditinjau secara medis.

Di dalam Al Qur’an proses kejadian manusia secara biologis dejelaskan secara terperinci melalui firman-Nya :

"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia itu dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kamudian Kami jadikan ia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah , Pencipta Yang Paling Baik." (QS. Al Mu’minuun (23) : 12-14).

Kemudian dalam salah satu hadits Rasulullah SAW bersabda :

"Telah bersabda Rasulullah SAW dan dialah yang benar dan dibenarkan. Sesungguhnya seorang diantara kamu dikumpulkannya pembentukannya (kejadiannya) dalam rahim ibunya (embrio) selama empat puluh hari. Kemudian selama itu pula (empat puluh hari) dijadikan segumpal darah. Kemudian selama itu pula (empat puluh hari) dijadikan sepotong daging. Kemudian diutuslah beberapa malaikat untuk meniupkan ruh kepadanya (untuk menuliskan/menetapkan) empat kalimat (macam) : rezekinya, ajal (umurnya), amalnya, dan buruk baik (nasibnya)." (HR. Bukhari-Muslim)

Ungkapan ilmiah dari Al Qur’an dan Hadits 15 abad silam telah menjadi bahan penelitian bagi para ahli biologi untuk memperdalam ilmu tentang organ-organ jasad manusia. Selanjutnya yang dimaksud di dalam Al Qur’an dengan "saripati berasal dari tanah" sebagai substansi dasar kehidupan manusia adalah protein, sari-sari makanan yang kita makan yang semua berasal dan hidup dari tanah. Yang kemudian melalui proses metabolisme yang ada di dalam tubuh diantaranya menghasilkan hormon (sperma), kemudian hasil dari pernikahan (hubungan seksual), maka terjadilah pembauran antara sperma (lelaki) dan ovum (sel telur wanita) di dalam rahim. Kemudian berproses hingga mewujudkan bentuk manusia yang sempurna (seperti dijelaskan dalam ayat diatas).

Para ahli dari barat baru menemukan masalah pertumbuhan embrio secara bertahap pada tahun 1940 dan baru dibuktikan pada tahun 1955, tetapi dalam Al Qur’an dan Hadits yang diturunkan 15 abad lalu hal ini sudah tercantum. Ini sangat mengagumkan bagi salah seorang embriolog terkemuka dari Amerika yaitu Prof. Dr. Keith Moore, beliau mengatakan : "Saya takjub pada keakuratan ilmiyah pernyataan Al Qur’an yang diturunkan pada abad ke-7 M itu". Selain iti beliau juga mengatakan, "Dari ungkapan Al Qur’an dan hadits banyak mengilhami para scientist (ilmuwan) sekarang untuk mengetahui perkembangan hidup manusia yang diawali dengan sel tunggal (zygote) yang terbentuk ketika ovum (sel kelamin betina) dibuahi oleh sperma (sel kelamin jantan). Kesemuanya itu belum diketahui oleh Spalanzani sampai dengan eksperimennya pada abad ke-18, demikian pula ide tentang perkembangan yang dihasilkan dari perencanaan genetik dari kromosom zygote belum ditemukan sampai akhir abad ke-19. Tetapi jauh ebelumnya Al Qur’an telah menegaskan dari nutfah Dia (Allah) menciptakannya dan kemudian (hadits menjelaskan bahwa Allah) menentukan sifat-sifat dan nasibnya."

Sebagai bukti yang konkrit di dalam penelitian ilmu genetika (janin) bahwa selama embriyo berada di dalam kandungan ada tiga selubung yang menutupinya yaitu dinding abdomen (perut) ibu, dinding uterus (rahim), dan lapisan tipis amichirionic (kegelapan di dalam perut, kegelapan dalam rahim, dan kegelapan dalam selaput yang menutup/membungkus anak dalam rahim). Hal ini ternyata sangat cocok dengan apa yang dijelaskan oleh Allah di dalam Al Qur’an :

"...Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan (kegelapan dalam perut, kegelapan dalam rahim, dan kegelapan dalam selaput yang menutup anak dalam rahim)..." (QS. Az Zumar (39) : 6).

Khatimah

Dari uraian diatas jelas tampak bahwa pernyataan dalam surat Al Baqarah ayat 2 -3 tersebut diatas benar adanya dalam hal ini dapat dibuktikan secara ilmiah terutama dalam kaitannya dengan asal-usul kejadian manusia. (Bersambung)

(Oleh : Fajar Adi Kusumo) Referensi : - Al Qur’an-

Drs. M. Noor Matdawam, Manusia, Agama, dan Kebatinan

http://www.f-adikusumo.staff.ugm.ac.id/artikel/manusia1.html


Blog EntryFeb 28, '08 6:46 AM
for everyone

Cinta seperti matahari, ia tetap bercahaya. Walau malam menjelma, cahayanya pada bulan tetap menerangi kekadang ia juga gerhana tetapi akan kembali jua kecerahannya.

Cinta adalah santapan jiwa. Jiwa tanpa cinta bagai rumah yang kosong. Cinta tanpa menjiwai bagai layang-layang putus tali.

Cintu adalah buta…cinta tidak mengenal usia, paras rupa, mahupun kekayaan dan harta karun, tetapi dari keikhlasan dari hati setiap insan antara satu sama lain.

Tidak semua orang yang engkau cintai, mencintaimu dan sikap ramahmu kadang kala dibalas dengan sikap tidak sopan. Jika cinta suci tidak datang daripada tabiatnya, maka tidak ada gunanya cinta yang dibuat-buat.

Sayang tidak bermaksud cinta. Suka tidak serasi dengan cinta. Kagum tidak bererti cinta. Bangga tidak semestinya cinta. Cinta adalah CINTA .

Cinta itu seperti sinar matahari, memberi TANPA mengharap kembali. Cinta itu seperti sinar matahari, TIDAK MEMILIH siapa yang ia sinari. Cinta itu seperti sinar matahari yang MEMBERI KEHANGATAN DI HATI..

Cinta umpama ‘treasure hunt’. Cita cita dan tujuan kita satu untuk menuju ke penamat yang paling mengembirakan. Namun di dalam perjalanan kita akan menghadapi pelbagai rintangan dan cabaran. Andainya tidak mampu meneruskan, kita akan tersungkur dan hadiah utamanya akan di kebas oang lain. Tetapi tak usahlah kecewa. Walaupun hadiahnya tidak kita perolehi, tetapi keseronokannya kita sudah rasa. Jadi bercintalahsepenuh hati. Namun janganletakkan harapan terlalu tinggi.

Kekecewaan terlalu pahit untuk ditelan, terlalu payah untuk dilupakan namun dalam cinta pasti akan merasai kecewa dan dikecewakan walau bukan itu matlamat dalam setiap percintaan.

Kadangkala orang yang paling mencintaimu adalah orang yang tak pernah menyatakan cintanya padamu kerana orang itu takut kau berpaling dan menjauhinya. Dan bila dia suatu masa hilang dari pandanganmu….kau akan menyedari dia adalah cinta yang tidak pernah kau sedari….

Cinta suatu yang indah, cinta boleh buat kita gundah, cinta buat hati berdarah dan cinta jua boleh membawa kesalan yang tak sudah.

http://cintadearhaniey.wordpress.com/2007/03/15/kata-kata-cinta/


Blog EntryFeb 26, '08 8:33 AM
for everyone

Waktu terus berganti, detik menjadi menit, roda kehidupan terus berputar pada porosnya tanpa rasa kelelahan, kadang seiring dengan perputaran waktu, membuat kita berada di bawah namun bukanlah sebuah kegagalan tapi sebuah cobaan. Semua yang telah diciptakan secara otomatis ini akan berputar hingga sampai masanya berhenti, itulah kehendak tuhan. hidup adalah sebuah perjalanan, persisnya bak seorang petualang yang sedang menjajal puncak gunung tertinggi K2, "kayak film vertikal limit". Kesenangan yang penuh resiko tapi tetap banyak yang melakukan bahkan menjadi hal yang bergengsi, hingga pada akhirnya kematian menjadi sahabat dan tak terkesan menakutkan lagi. Sahabat..Akhir dari hidup adalah sebuah misteri yang tidak bisa di prediksi secara ilmiah, kemajuan teknologi belum mampu dan tidak akan pernah mampu memprediksi ajal seseorang, itu semua kekuasan tuhan. Sahabat....kematian adalah sebuah keniscayaan yang tidak mungkin di tolak oleh semua makhluk yang bernyawa, itu janji tuhan. Tapi yang terpenting adalah bagaimana kita bisa mengsisi sisa-sisa waktu (umur) yang telah di berikan tuhan. kita tidak pernah tahu kapan kita akan mati, namun yang terpenting adalah apa yang telah kita kerjakan sebelumnya hingga saat yang telah di janjikan datang. Dari sisa waktu yang ada sebaiknya kita kembali menghitung efektivitas waktu kita, bukan kah setiap manusia berhak menikmati waktu yang sama yaitu 24 jam sehari semalam, namun bukan berapa banyak waktu yang kita dapatkan yang menjadi persoalannya, tetapi seberapa berkualitaskah kita mempergunakan waktu ini, dengan kata lain sudahkah kita melakukan hal-hal yang berkualitas baik secara dunia dan ukhrawi dalam hidup ini...??, Sahabat...selagi waktu masih ada, kesempatan masih terbuka lebar, teruslah berbuat baik, jangan berhenti dan jangan menyerah, hingga sebuah pertanyaan besar muncul dalam hati kita, sudahkah saya berbuat baik hari ini, atau sudahkah saya membantu orang lain hari ini..??. ingat sahabat...tak penting kapan kita akan mati, tetapi apa yang telah kita lakukan sebelumnya itu yang akan menjadi penilaiannya.


Photo AlbumKOASISTENSI REPRODUKSI DOKTER HEWANNov 30, '07 11:08 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Dokter Hewan lagi Koasistensi di Laboratorium Reproduksi Fakultas Kedokteran Hewan. Setiap pagi menu wajib mesti PKB alias Pemeriksaan Kebuntingan dengan cara Explorasi Rektal dan Palpasi Rektal. Enak banget...!!!! Penuh Tantangan...hangat lagi. Bravo untuk semua Dosen Reproduksi dan Dokter Hewan Koas, Gue suka ilmu ini,...TETAP SEMANGAT,

Photo AlbumPHOTO CAMPURANNov 30, '07 11:04 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Ne photo campuran semua aktivitas terdapat disini, mulai harry potter, sampai koasistensi.

Photo AlbumMAULID NABI MUHAMMAD SAWNov 23, '07 10:45 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Peringatan Lahirnya Nabi Besar Muhammad SAW, di laksanakan di Nigan Seunagan Nagan Raya. Perpaduan Etnik dan Religi.

Photo AlbumMENIKMATI INDAHNYA CIPTAAN TUHANNov 15, '07 11:47 PM
for everyone

Blog EntryAug 18, '07 3:13 AM
for everyone

 


Blog EntryAug 17, '07 12:37 PM
for everyone

HIKMAH KEMATIAN

Saduran dari artikel Harun Yahya

 

Kehidupan berlangsung tanpa disadari dari detik ke detik. Apakah anda tidak menyadari bahwa hari-hari yang anda lewati justru semakin mendekatkan anda kepada kematian sebagaimana juga yang berlaku bagi orang lain?

Seperti yang tercantum dalam ayat “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.” (QS. 29:57) tiap orang yang pernah hidup di muka bumi ini ditakdirkan untuk mati. Tanpa kecuali, mereka semua akan mati, tiap orang. Saat ini, kita tidak pernah menemukan jejak orang-orang yang telah meninggal dunia. Mereka yang saat ini masih hidup dan mereka yang akan hidup juga akan menghadapi kematian pada hari yang telah ditentukan. Walaupun demikian, masyarakat pada umumnya cenderung melihat kematian sebagai suatu peristiwa yang terjadi secara kebetulan saja.

Coba renungkan seorang bayi yang baru saja membuka matanya di dunia ini dengan seseorang yang sedang mengalami sakaratul maut. Keduanya sama sekali tidak berkuasa terhadap kelahiran dan kematian mereka. Hanya Allah yang memiliki kuasa untuk memberikan nafas bagi kehidupan atau untuk mengambilnya.

Semua makhluk hidup akan hidup sampai suatu hari yang telah ditentukan dan kemudian mati; Allah menjelaskan dalam Quran tentang prilaku manusia pada umumnya terhadap kematian dalam ayat berikut ini:

Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. 62:8)

Kebanyakan orang menghindari untuk berpikir tentang kematian. Dalam kehidupan modern ini, seseorang biasanya menyibukkan dirinya dengan hal-hal yang sangat bertolak belakang [dengan kematian]; mereka berpikir tentang: di mana mereka akan kuliah, di perusahaan mana mereka akan bekerja, baju apa yang akan mereka gunakan besok pagi, apa yang akan dimasak untuk makan malam nanti, hal-hal ini merupakan persoalan-persoalan penting yang sering kita pikirkan. Kehidupan diartikan sebagai sebuah proses kebiasaan yang dilakukan sehari-hari. Pembicaraan tentang kematian sering dicela oleh mereka yang merasa tidak nyaman mendengarnya. Mereka menganggap bahwa kematian hanya akan terjadi ketika seseorang telah lanjut usia, seseorang tidak ingin memikirkan tentang kematian dirinya yang tidak menyenangkannya ini. Sekalipun begitu ingatlah selalu, tidak ada yang menjamin bahwa seseorang akan hidup dalam satu jam berikutnya. Tiap hari, orang-orang menyaksikan kematian orang lain di sekitarnya tetapi tidak memikirkan tentang hari ketika orang lain menyaksikan kematian dirinya. Ia tidak mengira bahwa kematian itu sedang menunggunya!

Ketika kematian dialami oleh seorang manusia, semua “kenyataan” dalam hidup tiba-tiba lenyap. Tidak ada lagi kenangan akan “hari-hari indah” di dunia ini. Renungkanlah segala sesuatu yang anda dapat lakukan saat ini: anda dapat mengedipkan mata anda, menggerakkan badan anda, berbicara, tertawa; semua ini merupakan fungsi tubuh anda. Sekarang renungkan bagaimana keadaan dan bentuk tubuh anda setelah anda mati nanti.

Dimulai saat anda menghembuskan napas untuk yang terakhir kalinya, anda tidak ada apa-apanya lagi selain “seonggok daging”. Tubuh anda yang diam dan terbujur kaku, akan dibawa ke kamar mayat. Di sana, ia akan dimandikan untuk yang terakhir kalinya. Dengan dibungkus kain kafan, jenazah anda akan di bawa ke kuburan dalam sebuah peti mati. Sesudah jenazah anda dimasukkan ke dalam liang lahat, maka tanah akan menutupi anda. Ini adalah kesudahan cerita anda. Mulai saat ini, anda hanyalah seseorang yang namanya terukir pada batu nisan di kuburan.

Selama bulan-bulan atau tahun-tahun pertama, kuburan anda sering dikunjungi. Seiring dengan berlalunya waktu, hanya sedikit orang yang datang. Beberapa tahun kemudian, tidak seorang pun yang datang mengunjungi.

Sementara itu, keluarga dekat anda akan mengalami kehidupan yang berbeda yang disebabkan oleh kematian anda. Di rumah, ruang dan tempat tidur anda akan kosong. Setelah pemakaman, sebagian barang-barang milik anda akan disimpan di rumah: baju, sepatu, dan lain-lain yang dulu menjadi milik anda akan diberikan kepada mereka yang memerlukannya. Berkas-berkas anda di kantor akan dibuang atau diarsipkan. Selama tahun-tahun pertama, beberapa orang masih berkabung akan kepergian anda. Namun, waktu akan mempengaruhi ingatan-ingatan mereka terhadap masa lalu. Empat atau lima dasawarsa kemudian, hanya sedikit orang saja yang masih mengenang anda. Tak lama lagi, generasi baru muncul dan tidak seorang pun dari generasi anda yang masih hidup di muka bumi ini. Apakah anda diingat orang atau tidak, hal tersebut tidak ada gunanya bagi anda.

Sementara semua hal ini terjadi di dunia, jenazah yang ditimbun tanah akan mengalami proses pembusukan yang cepat. Segera setelah anda dimakamkan, maka bakteri-bakteri dan serangga-serangga berkembang biak pada mayat tersebut; hal tersebut terjadi dikarenakan ketiadaan oksigen. Gas yang dilepaskan oleh jasad renik ini mengakibatkan tubuh jenazah menggembung, mulai dari daerah perut, yang mengubah bentuk dan rupanya. Buih-buih darah akan meletup dari mulut dan hidung dikarenakan tekanan gas yang terjadi di sekitar diafragma. Selagi proses ini berlangsung, rambut, kuku, tapak kaki, dan tangan akan terlepas. Seiring dengan terjadinya perubahan di luar tubuh, organ tubuh bagian dalam seperti paru-paru, jantung dan hati juga membusuk. Sementara itu, pemandangan yang paling mengerikan terjadi di sekitar perut, ketika kulit tidak dapat lagi menahan tekanan gas dan tiba-tiba pecah, menyebarkan bau menjijikkan yang tak tertahankan. Mulai dari tengkorak, otot-otot akan terlepas dari tempatnya. Kulit dan jaringan lembut lainnya akan tercerai berai. Otak juga akan membusuk dan tampak seperti tanah liat. Semua proses ini berlangsung sehingga seluruh tubuh menjadi kerangka.

Tidak ada kesempatan untuk kembali kepada kehidupan yang sebelumnya. Berkumpul bersama keluarga di meja makan, bersosialisasi atau memiliki pekerjaan yang terhormat; semuanya tidak akan mungkin terjadi. Singkatnya, “onggokkan daging dan tulang” yang tadinya dapat dikenali; mengalami akhir yang menjijikkan. Di lain pihak, anda – atau lebih tepatnya, jiwa anda – akan meninggalkan tubuh ini segera setelah nafas anda berakhir. Sedangkan sisa dari anda – tubuh anda – akan menjadi bagian dari tanah.

Ya, tetapi apa alasan semua hal ini terjadi?

Seandainya Allah ingin, tubuh ini dapat saja tidak membusuk seperti kejadian di atas. Tetapi hal ini justru menyimpan suatu pesan tersembunyi yang sangat penting

Akhir kehidupan yang sangat dahsyat yang menunggu manusia; seharusnya menyadarkan dirinya bahwa ia bukanlah hanya tubuh semata, melainkan jiwa yang “dibungkus” dalam tubuh. Dengan lain perkataan, manusia harus menyadari bahwa ia memiliki suatu eksistensi di luar tubuhnya. Selain itu, manusia harus paham akan kematian tubuhnya - yang ia coba untuk miliki seakan-akan ia akan hidup selamanya di dunia yang sementara ini -. Tubuh yang dianggapnya sangat penting ini, akan membusuk serta menjadi makanan cacing suatu hari nanti dan berakhir menjadi kerangka. Mungkin saja hal tersebut segera terjadi.

Walaupun setelah melihat kenyataan-kenyataan ini, ternyata mental manusia cenderung untuk tidak peduli terhadap hal-hal yang tidak disukai atau diingininya. Bahkan ia cenderung untuk menafikan eksistensi sesuatu yang ia hindari pertemuannya. Kecenderungan seperti ini tampak terlihat jelas sekali ketika membicarakan kematian. Hanya pemakaman atau kematian tiba-tiba keluarga dekat sajalah yang dapat mengingatkannya [akan kematian]. Kebanyakan orang melihat kematian itu jauh dari diri mereka. Asumsi yang menyatakan bahwa mereka yang mati pada saat sedang tidur atau karena kecelakaan merupakan orang lain; dan apa yang mereka [yang mati] alami tidak akan menimpa diri mereka! Semua orang berpikiran, belum saatnya mati dan mereka selalu berpikir selalu masih ada hari esok untuk hidup.

Bahkan mungkin saja, orang yang meninggal dalam perjalanannya ke sekolah atau terburu-buru untuk menghadiri rapat di kantornya juga berpikiran serupa. Tidak pernah terpikirkan oleh mereka bahwa koran esok hari akan memberitakan kematian mereka. Sangat mungkin, selagi anda membaca artikel ini, anda berharap untuk tidak meninggal setelah anda menyelesaikan membacanya atau bahkan menghibur kemungkinan tersebut terjadi. Mungkin anda merasa bahwa saat ini belum waktunya mati karena masih banyak hal-hal yang harus diselesaikan. Namun demikian, hal ini hanyalah alasan untuk menghindari kematian dan usaha-usaha seperti ini hanyalah hal yang sia-sia untuk menghindarinya:

Katakanlah: “Lari itu sekali-kali tidaklah berguna bagimu, jika kamu melarikan diri dari kematian atau pembunuhan, dan jika (kamu terhindar dari kematian) kamu tidak juga akan mengecap kesenangan kecuali sebentar saja.” (QS. 33:16)

Manusia yang diciptakan seorang diri haruslah waspada bahwa ia juga akan mati seorang diri. Namun selama hidupnya, ia hampir selalu hidup untuk memenuhi segala keinginannya. Tujuan utamanya dalam hidup adalah untuk memenuhi hawa nafsunya. Namun, tidak seorang pun dapat membawa harta bendanya ke dalam kuburan. Jenazah dikuburkan hanya dengan dibungkus kain kafan yang dibuat dari bahan yang murah. Tubuh datang ke dunia ini seorang diri dan pergi darinya pun dengan cara yang sama. Modal yang dapat di bawa seseorang ketika mati hanyalah amal-amalnya saja.

 

BERLATIH BERSIKAP DEWASA

 

Kawan ku, sudah cukup banyak yang telah kita lakukan, cukup banyak sudah waktu yang kita habiskan, cukup banyak sudah penghargaan yang kita raih sebagai imbalan atas kerja keras, kesuksesan demi kesuksesan kita raih. Namun, pernah kah berhenti sejenak mencoba merenungi kembali sikap atau kelakuan kita selama ini. Adakah evaluasi yang kita lakukan??. Sudahkah kesuksesan kita di se-iramakan dengan kedewasaan kita. Banyak fenomena kita lihat, kesuksesan tidak selamanya diikuti dengan sikap dewasa, hingga semakin sukses, seseorang semakin angkuh, bahkan semakin lekat dengan topengnya dan semakin jauh dari kebijaksanaan.

Kawan ku,  mari saat ini kita luangkan sedikit waktu untuk mencoba merenungi segajala aktivitas kita, sudah kah kita menjadi orang dewasa? Dewasa dalam kesuksesan, jauh dari topeng kemunafikan, sudahkan kita sukses dalam kebijaksanaan??

Kawan ku,  AA Gym, dalam kajiannya pernah menulis, minimal ada tiga (3) hal yang dapat kita lakukan untuk melatih kedewasaan seseorang.

 

1.      Tidak emosional dan tergesa-gesa

Sikap tenang dan tidak emosional dibutuhkan baik ketika                         berkomentar,mengambil sikap, ataupun ketika menentukan                         sebuah keputusan.

2.      Berlatih untuk bijak

Kadang kala kita bisa mengambil keputusan atau sikap yang memang menyelesaikan sebuah masalah tetapi kadang kala dengan sikap yang kita pilih tersebut , ternyata ada pihak yang merasa terluka. Seharusnya jika kita ingin menasehati orang lain sebaiknya jangan sampai orang lain merasa digurui, kita menang tanpa orang lain merasa dikalahkan ,dan kita  sukses tanpa orang lain merasa terdzolimi.Kita harus melatih diri sekuat tenaga untuk bisa merubah sesuatu tanpa kita merasa berjasa, atau orang lain merasa lebih rendah dan hina. Untuk bersikap seperti ini kita perlu                         berlatih untuk tidak menonjolkan diri seakan-akan kitalah yang paling bisa,paling pandai, paling mulia,paling berjasa. Karena semakin sering kita menonjolkan diri justru itulah sifat yang kekanak-kanakkan.

 

 

3.      Memperbaiki isi topeng

Orang yang senang memamerkan topeng adalah salah satu sikap yang kekanak-kanakkan. Untuk itulah kita harus lebih senang meningkatkan kualitas kepribadian, kualitas keimanan, kualitas keilmuan dan wawasan, kualitas akhlak dan keikhlasan dibandingkan hanya sibuk memperbaiki kualitas rumah, kualitas baju, dan kendaraan. Memang manusia tidak dilarang untuk memiliki dunia tetapi kalau hanya sibuk dengan dunia  sedangkan dirinya terabaikan maka itulah yang akan menimbulkan masalah. Yang akan terjadi adalah dirinya akan semakin sibuk bersembunyi dibalik topeng karena takut kehilangan topengnya, akibatnya dia menjadi orang yang  tidak jujur terhadap diri sendiri karena merasa pujian terhadap topeng adalah pujian terhadap dirinya dan orang yang bersandar biasanya selalu takut kehilangan tempatnya bersandar. Semoga kita dapat menikmati proses pendewasaan sikap dan kematangan kepribadian lewat aneka kejadian yang menimpa diri kita masing-masing sehingga Insya Allah mudah-mudahan selain bertambah umur bertambah juga kedewasaan dan kearifan kita dalam bersikap. Disadur dari www.manajemenqolbu.com.

 

Pepatah China

Bila ada cahaya dalam jiwa, maka akan hadir kecantikan dalam diri seseorang. Bila ada kecantikan dalam diri seseorang, akan hadir keharmonisan dalam rumah tangga. Bila ada keharmonisan dalam rumah tangga, akan hadir ketertiban dalam negara. Dan bila ada ketertiban dalam negara, akan hadir kedamaian di dunia. (Pepatah Cina)

Therapy Hormon Bisa Kembalikan Kakek Jadi Muda

Ini berita penemuan medis. Hasil kesimpulan penemuan ini, mungkin spektakuler. Meski perlu pembuktian lebih lanjut. Dilakukan oleh seorang dokter AS yang memang sudah lama mendalami upaya mengatasi ketuaan. Ia menyebutkan, telah menemukan hormon pertumbuhan yang bisa memperpanjang umur dan mengembalikan kemudaan bagi seseorang. Dengan therapy hormon itu, menurutnya, seseorang akan kembali muda seperti pemuda berusia 20-an tahun.

Dr. Edmun Chein tokoh medis yang intensif melakukan penelitian mengatasi problem ketuaan manusia, dalam wawancaranya dengan harian Jerman Bild am Sonntag mengatakan bahwa ia telah melakukan penelitian penting yang menghasilkan adanya kemungkinan memperpanjang usia manusia hingga lebih dari 200 tahun dan mengembalikan vitalitas dan kemudaan bagi orang yang sudah tua dan berusia lanjut. Upaya itu, tambahnya adalah melalui konsumsi apa yang disebut Hormon Pertumbuhan (human-growth hormone), yang diyakini bisa memperbaiki alat pendengaran, penglihatan dan otot manusia.

Menurut Chein yang telah melakukan penelitian selama enam tahun itu, masalah ketuaan adalah penyakit yang bisa diobati dan disembuhkan. Karenanya, ia menegaskan "alternatif untuk mengembalikan usia tua beberapa tahun ke belakang. " Tentang cara dan pengaruh hormon terhadap usia manusia dijelaskannya. Ia mengatakan bahwa ada bagian dari DNA manusia yang berpengaruh pada semakin tuanya seseorang.

Bagian itulah yang semakin bertambahnya usia semakin mengecil padahal semula adalah besar ketika seseorang masih muda. Nah, hormon pertumbuhan inilah yang kemudian akan mempengaruhi perkembangan bagian dari DNA tersebut. Ia mengaku bisa mengobati penyakit tua dengan hormon DHAE dan Ostrogene, Progesteron, Pregnenolon, Meltonin, Thyroide dan lainnya yang akan mempengaruhi bagian dari DNA yang akan tetap terjaga seperti umumnya manusia berusia 20 tahun. (na-str/aljzr). Di sadur dari www.eramuslim.com

Semoga ini semua bermanfat, tapi bukan berarti membuat kita semakin tambah angkuh, semoga dengan kemajuan Ilmu Pengetahuan ini kita semua tambah "Nunduk" dan sadar diri.

Membangun Kebersamaan

Oleh : KH. Abdullah Gymnastiar

Saudaraku, semoga kita terus menerus bersemangat untuk memiliki kearifan. Karena sangat banyak orang menjadi tua karena bertambah usia tapi tidak  semakin dewasa. Kita tidak akan bisa menahan laju pertambahan umur kita, karena umur adalah milik Allah. Yang harus kita lakukan adalah menahan akhlaq kita agar jangan sampai turun ke derajat yang lebih rendah, tapi justru kita harus menggantinya dengan kualitas pribadi yang semakin mulia.

Lalu bagaimana caranya untuk membangun kebersamaan dengan orang lain itu? berikut ini akan kita kupas suatu langkah yang kita namakan dengan konsep 5 (lima) M;

M yang pertama adalah Mengenal Orang Lain.

Kita harus berupaya untuk mengenal orang lain lebih jauh dan lebih dalam dan hal-hal yang proporsional bisa kita kenali. Karena ada pepatah “Tak  kenal maka tak sayang.” Oleh karena itu semakin kita mengenal, Insya Allah akan tumbuh kasih sayang di hati kita. Tapi sebalikanya  jika kita tidak mengenal, maka akan sulit menumbuhkan perasaan tersebut. Padahal dengan menyayangi orang lain maka akan mendorong kita berbuat lebih baik. Bukankah orang tua yang sayang kepada anaknya akan memberikan pengorbanan yang lebih banyak dibandingkan pengorbanan kepada orang yang tidak mereka sayangi? Oleh karena itu Mengenal orang lain Ini merupakan langkah awal agar kita bisa menikmati kebersamaan dengan orang lain.

M yang kedua adalah Memahami.

Kenapa harus memahami? karena kita akan sulit sekali untuk dipahami orang lain sebelum kita memahami duduk perkara. Kita harus pandai memahami latar belakang seseorang, karena semakin kita memahami maka Insya Allah akan memiliki ketenangan dan kesabaran dalam menyikapi perbuatan orang lain.  Seperti memahami karakter bayi yang menangis misalnya. Tentunya, kita  tidak akan terpancing untuk bertindak emosional kepada mereka jika kita paham bahwa memang menangis itu adalah karakter bayi. Satu hal yang perlu kita catat; “Keuntungan jika kita lebih memahami dengan baik maka manfaatnya adalah kita pun akan mudah dipahami”.

M yang ketiga adalah Memaklumi.

Apa bedanya memahami dengan memaklumi?  memahami itu adalah proses aktif yang lebih ringan, tetapi memaklumi itu adalah sudah menjadi sebuah proses yang lebih tinggi lagi dimana  orang tersebut bertindak belum sesuai dengan harapan kita. Kita harus memaklumi bahwa setiap orang tentu ingin lebih baik, ingin mulia dan bahagia. Tapi tidak semua orang mendapatkan jalannya dengan mudah. Oleh karena semuanya membutuhkan proses untuk lebih baik. Kita harus memaklumi jikalau orang jatuh bangun untuk menjadi lebih baik. Dengan Memaklumi Insya Allah akan membuat kita jauh lebih ringan dalam menyikapi hal-hal yang mengecewakan dari orang lain.

M yang keempat adalah Mengalah Untuk Kebaikan.

Saudaraku, kita harus memiliki kepandaian untuk mengalah kepada saudara kita sepanjang mengalah itu akan menjadi lebih baik.  Pahamilah dengan mengalah bukan berarti kalah, dengan  mengalah bukan berarti lemah bahkan sebaliknya. Mengalah untuk kebaikan bersama adalah sebuah kemenangan atas keserakahan diri, kemenangan atas egois, ketamakan.  karena biasanya kita cenderung ingin mendahulukan milik kita.

Lalu M yang kelima atau yang terakhir adalah Memaafkan.

Kadang-kadang sering terjadi ada orang yang sudah mengalah tetapi tetap belum bisa berterima kasih. Jika mengahdapi orang seperti itu alangkah lebih baik jika kita memberikan maaf. Insya Allah dengan semakin banyak kita memaafkan orang lain maka akan ringan hidup ini. Tetapi sebaliknya jika kita semakin banyak kecewa, dongkol atau dendam kesumat kepada orang lain maka akan semakin berat menghadapi hidup ini. Nabi Muhammad SAW adalah seorang yang pemaaf sepanjang pribadinya, tetapi Nabi Muhammad  akan tegas terhadap soal agama dan hak Allah. Oleh karena itu kita jangan sampai terpancing menggunakan waktu dan pikiran kita hanya karena semata-mata mengganggap membela harga diri, padahal sebetulnya saat itu tidak akan jatuh harga diri kita. Jangan sampai terbakar emosi kita karena perkara-perkara sederhana yang sebetulnya dengan memaafkan akan membuat urusan menjadi lebih ringan.

Sauadaraku, Belajar mengenal dengan seksama, memahami, memaklumi, mengalah untuk kebaikan dan memaafkan orang lain ini adalah suatu langkah yang Insya Allah akan membuat kebersamaan bagi kita sehingga mudah-mudahan akan menjadi kebaikan. Dan mohon dicatat sikap mengalah atau memaafkan itu bukan tindakan pasif yang akan membuat kita menjadi semakin tersisih tidak berdaya. tapi ini adalah sebuah upaya untuk kebaikan. Wallahu’alam.


Photo AlbumBali BagusAug 17, '07 12:09 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Indo Aqua 2007

   
breezoy wrote on Sep 15, '11
onlinemurah wrote on Jan 14, '11
Salam kenal, numpang promo y,,,,
fiber optik
baju tidur
perontok bulu
allleanimmaniac wrote on Dec 28, '08

Happy New Year 1430 H


29 Dec 2008

Glitter Graphics

Happy New Year Glitter

bojandinejad wrote on Sep 29, '08
Kadang na gasa bak lőn meu tutő
Kadang teulanjőe bak lőn meucakra
Kadang na janji gohlom lőn peuglah
Silap ngon salah bak lőn meuseunda
Aleh tan lőn ngieng watë neu kawőt
Hana lőn seuot wate neusapa
Umu geutanyoe hana meuteuntë
Hana jan tathee tawoe tagisa
Nibak uroe nyőe lőn lakëë meu’ah
Bak po teuh Allah beu ampőn desya

“Seulamat Uroe Raya IDUL FITRI 1429 H”
Mohon Maaf Lahir & Batin
…….saleum……………..
~Wahed~
ukhtirusda wrote on Jul 17, '08
Assalamu'alaikum
Saleum meuturi dari loen tuan..... ^_^
ranubmameh wrote on Jun 22, '08
Saleum.
tgk bakhtiar pih hana kureung, cikop sira campli...he he.
freakhack wrote on Jun 14, '08, edited on Jun 14, '08
Baru bisa belajar comment nih ane, sip dah "petuah bijak"nya......keep spirit.....
birdfun wrote on May 28, '08
assalam.. bang bet..
nyoe husnu.... bek tuwoe eu kaloen-kaloen (www.birdfun.multiply.com) beh. nyan ata husnu,,

peu buet lei seulawetnyou...

goet that puisi droeneuh lagoe.... nyan baro ureung nigan....
he..he...he...
andriansaputra wrote on May 19, '08
peuhaba bang bet ! pakon hana neusaweu-saweu lee MP lon ?
bojandinejad wrote on May 6, '08
Oya, neucawoe bacut di Guestbook lon:-)
bojandinejad wrote on May 6, '08
Ass B'Bet, saleum sejahtera, sukses slalu buat B'Bet
polres wrote on May 5, '08
lewat manteng beh.....
hana pesan sapeu nyoe
andriansaputra wrote on Apr 26, '08
mantap that blog b' bet
aneuknigan wrote on Apr 22, '08
nice to meet you to
springs304 wrote on Apr 21, '08
Thank you for your appreciation.
I'm Vietnamese. Now I'm in Belgium like Rezki. Nice to meet you!
polres wrote on Feb 27, '08
Mantap that b bets, nyoe lage nyoe baroe kreatif
semperfi2 wrote on Feb 20, '08
Pak Bats, Kapan acaranya nih......?
z4man wrote on Feb 9, '08, edited on Feb 9, '08



Selamat Ulang Tahun Sobat
(Cepat Sembuh ya.. Jangan Sampai Ulang Tahun di Rumah sakit :-) )
hafizluengdaneun wrote on Jan 22, '08
terima kasih... Insya Allah nanti di traktir tapi sekarang lagi akhir bulan!!!
hafizluengdaneun wrote on Jan 21, '08
Hai....Peu haba??? Jarang nampak di kampus!!!